News Flash ,London – Di musim panas, suhu di Baghdad mencapai 45C dan di musim dingin mencapai 2C. Namun kitab kuno Arab mengungkap, kota itu pernah membeku seribu tahun silam. Bagaimana?
Peneliti Spanyol dari Univerisity of Extremadura menemukan sumber dari abad 9-10 itu. Sumber itu menyebutkan, salju turun di ibu kota Iraq itu pada 908, 944 dan 1007 yang membuat sungai pun membeku.
Kejadian ekstrem di Baghdad ini akan digunakan membantu para meteorolog lebih memahami iklim saat ini. Petunjuk pola cuaca ini datang dari penulis al-Tabari (913), Ibn al-Athir (1233) dan al-Suyuti (1505) yang semuanya menyebutkan iklim dari waktu ke waktu. Demikian seperti dikutip DM.
“Dokumen ini menjelaskan, Baghdad kuno ternyata pernah mengalami kondisi langka seperti hujan es disertai angin rebut, sungai yang membeku bahkan salju lebat. Tanda-tanda dingin tiba-tiba ini memastikan adanya penurunan suhu selama abad 10 sebelum periode hangat abad pertengahan,” ungkap pemimpin studi Dr Fernando Dominguez-Castro.
Tampilkan postingan dengan label Aneh. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Aneh. Tampilkan semua postingan
Nenek 61 Tahun Melahirkan Cucunya Sendiri
News Flash,Chicago: Seorang wanita berusia 61 tahun asal Chicago Amerika Serikat melahirkan bayi laki-laki. Laman parentdish.co.uk, mewartakan, Kamis (17/2), wanita luar biasa itu, Kristine Casey, melahirkan bayi laki-laki yang sekaligus juga merupakan cucunya sendiri. Bayi laki-laki itu bernama Finnean Lee Connell.
Peristiwa kelahiran bagi wanita yang telah memasuki masa menopause terjadi karena Sara, anak Casey mengalami masalah kehamilan. Sara yang telah berusia 35 tahun dan suaminya, Bill, lalu sepakat untuk mengikuti program bayi tabung (In vitro fertilisation) dan menitipkannya ke dalam rahim Casey. Melalui teknik tersebut, sperma dan sel telur dari pasangan ini dipertemukan dan diproses untuk kemudian menjadi embrio. Lalu embrio inilah yang ditanam di dalam rahim Casey. Nenek 61 tahun ini kemudian mengandung cucunya selama 39 minggu atau 9 bulan.
Cinta dan kerja keras Casey kepada Sara anaknya, akhirnya berbuah manis setelah ia berhasil melahirkan cucunya itu dengan pembedahan caesar, Rabu (9/2/2011) pukul 9.47 malam.
Dokter yang menangani Casey menggambarkan proses persalinan tersebut penuh dengan air mata bahagia. "Proses operasinya sendiri tidak rumit, namun konteks emosionalnya yang lebih menonjol," ungkap Dr. Susan Gerber, spesialis kebidanan dan kandungan di Northwestern Memorial Hospital.
"Akan menjadi sangat berisiko bagi siapa pun yang mengalami kondisi tersebut. Karena itulah, kami merekomendasikan pasien-pasien terlebih dahulu menjalani evaluasi kesehatan jantung," ungkap Dr. Alan Peaceman, direktur kedokteran kandungan di Northwestern Memorial Hospital.
Casey yang telah mempunyai tiga anak, terakhir kali melahirkan 30 tahun lalu. Casey merasa senang bisa membantu anaknya mewujudkan impiannya.
"Kebahagiaan dalam hidup saya ketika saya bisa melahirkan untuk anak saya sendiri. Saya melakukan ini untuk orang yang saya sayangi," ungkap Caesy.
by liputan6
Peristiwa kelahiran bagi wanita yang telah memasuki masa menopause terjadi karena Sara, anak Casey mengalami masalah kehamilan. Sara yang telah berusia 35 tahun dan suaminya, Bill, lalu sepakat untuk mengikuti program bayi tabung (In vitro fertilisation) dan menitipkannya ke dalam rahim Casey. Melalui teknik tersebut, sperma dan sel telur dari pasangan ini dipertemukan dan diproses untuk kemudian menjadi embrio. Lalu embrio inilah yang ditanam di dalam rahim Casey. Nenek 61 tahun ini kemudian mengandung cucunya selama 39 minggu atau 9 bulan.
Cinta dan kerja keras Casey kepada Sara anaknya, akhirnya berbuah manis setelah ia berhasil melahirkan cucunya itu dengan pembedahan caesar, Rabu (9/2/2011) pukul 9.47 malam.
Dokter yang menangani Casey menggambarkan proses persalinan tersebut penuh dengan air mata bahagia. "Proses operasinya sendiri tidak rumit, namun konteks emosionalnya yang lebih menonjol," ungkap Dr. Susan Gerber, spesialis kebidanan dan kandungan di Northwestern Memorial Hospital.
"Akan menjadi sangat berisiko bagi siapa pun yang mengalami kondisi tersebut. Karena itulah, kami merekomendasikan pasien-pasien terlebih dahulu menjalani evaluasi kesehatan jantung," ungkap Dr. Alan Peaceman, direktur kedokteran kandungan di Northwestern Memorial Hospital.
Casey yang telah mempunyai tiga anak, terakhir kali melahirkan 30 tahun lalu. Casey merasa senang bisa membantu anaknya mewujudkan impiannya.
"Kebahagiaan dalam hidup saya ketika saya bisa melahirkan untuk anak saya sendiri. Saya melakukan ini untuk orang yang saya sayangi," ungkap Caesy.
by liputan6
Langganan:
Postingan (Atom)
|
Check Page Rank of your Web site pages instantly: |
|
This page rank checking tool is powered by Page Rank Checker service |

